Halo, Ibu-ibu!
Kali ini saya ingin membicarakan tentang Praktik Baik 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di Keluarga Kami.
Sebelumnya saya ingin memperkenalkan diri bahwa sekarang saya merupakan seorang Fasilitator dari Sidina Community. Tugasnya adalah untuk sosialisasi beragam program dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. Materi ini telah saya dapatkan saat pelatihan dan dengan senang hati akan membagikannya dengan ibu-ibu semua di sini.
Berhubung kedua anak kami tengah bersekolah di jenajang SD, maka kami akan membahas Tujuh Kebiasaan Anak Hebat Indonesia bagi anak Sekolah Dasar.
Siap belajar bersama, Ibu-ibu?!
Sedikit prolog, kebiasaan baik ini dimulai dari tiap rumah dan diharapkan akan menjadi sebuah karakter tiap anak di seluruh Indonesia.
Menciptakan Generasi Emas Indonesia Berkarakter adalah hal terpenting saat ini yang harus dilakukan. Namun semua usaha tersebut tidak dapat dilakukan secara instan dan singkat, semuanya membutuhkan proses dan kesungguhan kita bersama.
Mari kita bersama mensukseskan Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat sebagai bagian dari mewujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua.
(Menteri Pendidikan Dasar dan Menengan Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed)
Sedikit sneak peak:
a. Bangun Pagi: Menanamkan kedisiplinan dan kesiapan
menghadapi hari.
b. Beribadah: Membentuk pribadi yang memiliki nilai spiritual
kuat.
c. Berolahraga: Mendorong kebugaran fisik dan kesehatan
mental.
d. Makan Sehat dan Bergizi: Menunjang pertumbuhan dan
kecerdasan.
e. Gemar Belajar: Menumbuhkan rasa ingin tahu dan
kreativitas.
f. Bermasyarakat: Mengajarkan kepedulian dan tanggung
jawab sosial.
g. Tidur Cepat: Memastikan kualitas istirahat yang baik.
Logo Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dirancang
dengan karakter dan makna yang mencerminkan visi gerakan ini:
• Kepala berwarna biru merepresentasikan mengutamakan ilmu pengetahuan dan semangat belajar terus menerus, sejalan dengan konsep pembelajar sepanjang haya
• Badan berwarna hijau melambangkan kesehatan fisik, mental, emosional, dan spiritual.
• Bola cahaya berwarna emas yang diangkat dengan tangan kanan melambangkan karakter dan budi pekerti luhur sebagai cahaya yang menerangi perjalanan menuju Indonesia Emas 2045.
• Tujuh pancaran cahaya menggambarkan tujuh kebiasaan baik yang tidak hanya menerangi diri sendiri tetapi juga mencerahkan lingkungan sekitarnya.
Kebiasaan baik yang satu ini agak menantang namun sedikit demi sedikit sudah terlihat progressnya.
2. Beribadah
Anak-anak kami dibiasakan untuk beribadah sesuai dengan keyakinan yang kami anut sebagai seorang muslim. Mereka diajak oleh ayah untuk shalat berjama'ah ke masjid. Dengan beribadah kepada ٱللَّهَ maka diharapkan anak-anak akan tumbuh menjadi pribadi yang taat aturan dan bermanfaat bagi sesama.
3. Berolahraga
4. Makan Sehat dan Bergizi
Mengenai makanan sehat dan bergizi ini cukup menantang bagi kami karena walai di rumah sudah dibiasakan untuk menyantap menu pilihan namun ketika di sekolah, anal-anak kami tertarik untuk mencicipi jajanan kantin atau makanan lain yang dibawa oleh teman sekelas. Dari situ jadi 'bridging' untuk kami dalam hal memberikan pemahaman pada mereka bahwa kita harus menyayangi tubuh ini salah satunya dengan makan makanan sehat dan bergizi supaya bisa terus bermain dan belajar sampai dewasa nanti,
5. Gemar Belajar
Alhamdulillaah... Anak-anak kami termasuk ke dalam siswa yang gemar belajar tanpa disuruh karena memang memiliki rasa keingintahuan yang sangat tinggi. Tentu hal ini sangat bagus sebagai pengembangan diri mereka juga bisa menumbuhkan karakter baik lainnya seperti menumbuhkan sifat empati.
6. Bermasyarakat
Untuk kebiasaan baik keenam ini, kami memfasilitasi anak-anak kami untuk bermain bersama teman sepermainan di lingkungan rumah dengan beragam latar belakang. Hal ini untuk menumbuhkan jiwa toleransi dan semangat gotong royong di dalam diri mereka.
7. Tidur Cepat
Nah, perihal tidur cepat ini masih PR bagi anak-anak kami karena mereka senang sekali bermain atau bahkan dapat jatah screentime menonton pertandingan bola di layar kaca sehingga tidak tidur cepat. Imbasnya, keesokan harinya mereka loyo. Dari sinilah kami mengimbau kepada mereka supaya tidak begadang demi menjaga organ tubuh dan supaya tidak loyo lagi alias meningkatkan produktivitas. Bermain dan belajar menjadi lebih semangat lagi.
Demikian sedikit pemaparan dari Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang sekiranya membutuhkan kerjasama dan sinergi yang baik dari orangtua, siswa, juga satuan pendidikan yaitu guru di sekolah. Semoga dengan adanya gerakan inspiratif ini bisa mencetak sebuah generasi yang akan lebih baik lagi di masa mendatang.
Jika ada pertanyaan, silakan tulis di kolom komentar, ya!
Terima kasih sudah membaca sampai selesai.
Salam hangat,
#FasilitatorSidinaCommunity
#IbuPenggerak
#SosialisasiFasilitatorSidina
#PendidikanBermutuUntukSemua
#TujuhKebiasaanAnakIndonesiaHebat


Saya juga yg challenging ke anak-anak bangun pagi. Masih khawatir kecukupan tidurnya karena mereka menolak tidur siang.
BalasHapus